BONE, BONETERKINI.ID – Melestarikan bahasa daerah bisa kita mulai dari hal yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu mengenal nama-nama benda di dalam rumah. Bagi masyarakat Bone dan suku Bugis pada umumnya, penyebutan benda-benda ini memiliki keunikan tersendiri yang sarat akan makna kearifan lokal.
Seiring berjalannya waktu, banyak generasi muda yang mulai asing dengan penyebutan benda dalam bahasa ibu mereka. Melalui artikel ini, boneterkini.id merangkum 100 kosa kata benda di rumah untuk membantu Anda memperkaya perbendaharaan kata bahasa Bugis.
Area Ruang Tamu dan Ruang Tengah
Ruang tamu atau latte’ riolo merupakan area utama untuk menyambut tamu. Berikut adalah benda-benda yang biasanya ada di area ini:
- Rumah: Bola
- Tangga: Addeneng
- Pintu: Tange
- Jendela: Tellongeng
- Tiang Rumah: Alliri
- Atap: Coppo Bola
- Lantai: Salassa
- Dinding: Renring
- Plafon: Rakkeang
- Kursi: Kadera
- Meja: Mejang
- Lampu: Lampu/Pelleng
- Karpet: Karpe
- Tirai/Gorden: Gordeng
- Foto/Gambar: Gambar/Pototo
- Jam Dinding: Jang
- Kipas Angin: Kipas Anging
- Televisi: TV
- Lemari: Lemari
- Kunci: Goncing
Area Kamar Tidur
Kamar tidur atau latte’ ritengnga adalah tempat beristirahat. Penamaan benda di area ini cukup spesifik dalam bahasa Bugis:
- Kamar Tidur: Latte’/Bilik
- Tempat Tidur: Ranjang
- Kasur: Kasoro
- Bantal: Angkalungung
- Guling: Angkalungung Lampe
- Sarung Bantal: Sapereng Angkalungung
- Selimut: Selimu
- Kelambu: Boco’
- Cermin: Camming
- Meja Rias: Mejang Camming
- Lemari Pakaian: Lemari Pakeang
- Gantungan Baju: Aggattungeng Waju
- Sisir: Jakka
- Karung: Karung
- Tas: Tase
- Sepatu: Sepatu
- Sandal: Sandala
- Kain/Sarung: Lipa
- Baju: Pakeang/Waju
- Celana: Sulara
Area Dapur (Dapureng)
Dapur adalah pusat aktivitas rumah tangga. Banyak istilah unik yang hanya ditemukan di area dapur masyarakat Bugis:
- Dapur: Dapureng
- Rak Piring: Rak Penne
- Kompor: Komporo
- Piring: Penne
- Gelas: Kaca
- Sendok: Sinru
- Garpu: Garpu
- Wajan: Pamuttu
- Panci: Panci
- Cobek: Cobé/Pappecco
- Ulekan: Anak Cobé
- Pisau: Piso
- Parutan: Papparu
- Talenan: Landasang
- Botol: Botolo
- Toples: Palese
- Ceret/Teko: Cerek
- Baskom: Katuang
- Ember: Panteng
- Keranjang: Karanjeng
- Sapu: Passering
- Serbet: Pallulu
- Tempat Sampah: Tempat Sampah
- Korek Api: Colo’
- Arang: Using/Osing
- Kayu Bakar: Aju Tunu
- Tudung Saji: Pattongko Nanre
- Meja Makan: Mejang Anre
- Termos: Termos
- Penanak Nasi: Paknasueng
Area Kamar Mandi
Penyebutan benda di kamar mandi juga penting untuk diketahui dalam percakapan sehari-hari:
- Kamar Mandi: Kamar Mandi/WC
- Gayung: Sero’
- Bak Mandi: Bak
- Sabun: Sabung
- Sikat Gigi: Sika’ Gigi
- Pasta Gigi: Odolo
- Handuk: Handu’
- Keran Air: Kerang
- Cermin Kecil: Camming Biccu
- Gantungan Handuk: Paggattung Handu
Benda-Benda Lain di Sekitar Rumah
Beberapa benda ini sering ditemukan baik di dalam maupun di teras rumah:
- Jemuran: Arinangeng
- Payung: Teddung
- Senter: Sentere
- Palu: Palu
- Obeng: Obeng
- Gergaji: Geregaji/Garegge
- Tang: Goncing Tang
- Benang: Wennang/Pitte
- Jarum: Jarung
- Gunting: Goncing
- Tikar: Tappere
- Keset Kaki: Pallulu Aje
- Kacamata: Kacamata
- Dompet: Dompe
- Payung: Teddung
- Radio: Radio
- Telepon: Telepon
- Buku: Bo’
- Pulpen: Palopeng
- Pensil: Potolo
Mengapa Penting Mengetahui Kosa Kata Bahasa Bugis Benda di Rumah Ini?
Mempelajari kosa kata benda dalam bahasa Bugis bukan sekadar hafalan. Ini adalah upaya menjaga identitas budaya di tengah gempuran bahasa asing. Saat kita menyebutkan tontongeng alih-alih jendela, atau pamuttu alih-alih wajan, kita sedang menghidupkan kembali memori kolektif leluhur kita.
Bahasa Bugis adalah bahasa yang dinamis. Meskipun beberapa kata merupakan serapan dari bahasa Indonesia atau asing, namun logat dan cara pelafalan masyarakat Bone memberikan karakter yang sangat kuat.
Demikian 100 kosa kata benda di rumah dalam bahasa Bugis. Semoga daftar ini bermanfaat bagi Anda yang ingin memperdalam bahasa daerah atau sekadar ingin bernostalgia dengan istilah-istilah yang sering diucapkan orang tua kita dahulu. Jangan lupa bagikan artikel ini agar lebih banyak orang yang melek literasi bahasa daerah!



