WhatsApp Icon Gabung WA Bone Terkini
Gabung

BONE, BONETERKINI.ID – Pemerintah Kabupaten Bone terus mendorong penguatan tata kelola data yang akurat, terpadu, dan berkualitas melalui pelaksanaan Forum Satu Data Bone menuju Bone Satu Data.

Kegiatan tersebut dikemas dalam Bimbingan Teknis Penyusunan Satu Data Bone yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Juni 2026, di Aula Baruga La Teya Ri Duni.

Forum Satu Data Bone diikuti oleh operator data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan se-Kabupaten Bone. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan data sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah.

Kepala Bappeda Kabupaten Bone, Andi Muh. Yusuf, yang mewakili Bupati Bone saat membuka kegiatan, menegaskan pentingnya penyelenggaraan Satu Data sebagai fondasi pembangunan yang berbasis data akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, data yang berkualitas menjadi elemen penting dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah.

https://boneterkini.id/wp-content/uploads/2026/05/IBONE-GADGET-scaled.png

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPS Kabupaten Bone, Abdi Amin, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone, Anwar, serta peserta dari berbagai perangkat daerah dan kecamatan.

Dalam pelaksanaannya, Forum Satu Data Bone menghadirkan Kepala Bidang Statistik Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone, Subhan Sahabuddin, sebagai moderator.

Sementara itu, materi bimbingan teknis disampaikan oleh narasumber dari BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Rahmiati Rahim, serta BPS Kabupaten Bone, Sri Wahyuningsih.

Peserta memperoleh pemahaman mengenai tata kelola data statistik sektoral, standar data, metadata, interoperabilitas data, hingga mekanisme penyelenggaraan Satu Data Indonesia yang menjadi acuan dalam pengelolaan data pemerintahan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap koordinasi antarinstansi semakin kuat sehingga kualitas data sektoral dapat terus meningkat.

Selain itu, integrasi data yang lebih baik mampu mendukung penyusunan program pembangunan yang efektif, terukur, dan berkelanjutan menuju terwujudnya Bone Satu Data.