BONE, BONETERKINI.ID – Dalam kebudayaan masyarakat di Bumi Arung Palakka, menjaga kebugaran tubuh bagi laki-laki adalah hal yang sangat esensial. Sejak zaman dahulu, para pendahulu kita telah mewariskan pengetahuan tentang penggunaan bahan-bahan alami dari alam Sulawesi untuk menjaga vitalitas. Ramuan tradisional Bugis untuk menjaga stamina pria atau yang dikenal dengan sebutan Pabbura stamina, masih menjadi andalan hingga saat ini karena khasiatnya yang terbukti tanpa efek samping kimia.
Bagi pria Bugis, stamina tidak hanya berkaitan dengan kekuatan fisik saat bekerja di sawah atau laut, tetapi juga sebagai simbol kejantanan dan kesehatan secara menyeluruh. Dengan memanfaatkan tanaman yang ada di pekarangan rumah, Kakak bisa membuat sendiri ramuan penambah tenaga yang praktis dan berkhasiat.
Berikut adalah beberapa resep dan cara membuat ramuan tradisional Bugis untuk menjaga stamina agar tetap prima:
1. Ramuan Kunyit, Madu, dan Telur Bebek
Ini adalah ramuan paling populer yang sering dikonsumsi pria di Bone. Kombinasi bahan ini dipercaya mampu melancarkan peredaran darah dan memberikan suntikan energi instan.
- Bahan: 1 rimpang kunyit sebesar jempol, 1 butir telur bebek (ambil kuningnya saja), dan 2 sendok makan madu hutan asli.
- Cara Membuat: Parut kunyit lalu peras airnya. Campurkan air perasan kunyit dengan kuning telur bebek dan madu. Aduk hingga rata dan minum segera.
- Manfaat: Selain meningkatkan stamina, ramuan ini juga berfungsi sebagai anti-inflamasi alami bagi tubuh yang lelah bekerja.
2. Rebusan Batang Serai dan Jahe Merah
Jika Kakak sering merasa pegal linu atau “masuk angin” setelah beraktivitas seharian, ramuan hangat ini adalah solusinya.
- Bahan: 3 batang serai (geprek), 2 ruas jahe merah (iris tipis), dan sedikit gula merah (pemanis alami).
- Cara Membuat: Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa 1,5 gelas. Minum selagi hangat sebelum tidur atau di pagi hari sebelum beraktivitas.
- Manfaat: Kandungan minyak atsiri pada serai dan jahe merah membantu merelaksasi otot dan membuang angin dalam tubuh, sehingga badan terasa lebih ringan.
3. Ramuan Daun Kelor dan Madu
Daun kelor atau Daun Kilo dikenal sebagai “Superfood” oleh masyarakat dunia, namun bagi orang Bugis, ini adalah tanaman wajib di pekarangan.
- Bahan: Segenggam daun kelor segar dan madu secukupnya.
- Cara Membuat: Rebus daun kelor sebentar saja (jangan sampai terlalu lembek agar nutrisinya tidak hilang). Minum air rebusannya yang telah dicampur madu secara rutin 2-3 kali seminggu.
- Manfaat: Kaya akan antioksidan dan mineral yang sangat baik untuk menjaga kualitas kesehatan reproduksi pria.
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Sehat
Selain mengonsumsi ramuan tradisional Bugis untuk menjaga stamina pria, Kakak juga perlu memperhatikan pola hidup. Dalam tradisi Bugis, keseimbangan antara makanan (nanre), istirahat yang cukup, dan pikiran yang tenang adalah kunci kesehatan yang paripurna. Mengonsumsi ikan segar dan mengurangi makanan olahan juga sangat disarankan untuk mendukung efektivitas ramuan herbal tersebut.
Kelebihan dari ramuan tradisional ini adalah bahannya yang mudah didapat dan tidak mengandung bahan pengawet. Namun, perlu diingat bahwa konsistensi adalah kunci. Ramuan alami biasanya membutuhkan waktu untuk menunjukkan hasil yang maksimal, berbeda dengan obat instan yang berisiko pada kesehatan ginjal dalam jangka panjang.
Melestarikan penggunaan Pabbura tradisional ini bukan hanya soal menjaga kesehatan, tetapi juga menjaga warisan budaya lokal agar tidak punah ditelan zaman. Mari kembali ke alam dan manfaatkan kekayaan bumi Sulawesi untuk kualitas hidup yang lebih baik.



