BONE, BONETERKINI.ID – Sejak zaman kerajaan dahulu, nenek moyang masyarakat Bugis telah mewariskan berbagai pengetahuan tentang perawatan tubuh alami. Salah satu yang paling ikonik dan masih menjadi andalan hingga era modern ini adalah Bedda Lotong atau Bedak Hitam. Bagi perempuan Bugis, Bedda Lotong bukan sekadar produk kecantikan biasa, melainkan simbol perawatan diri yang penuh khasiat dan sarat akan nilai budaya.
Ramuan tradisional ini pada awalnya hanya digunakan oleh kalangan bangsawan istana sebelum acara pernikahan (Mappacci) untuk memastikan kulit sang calon pengantin tampak bersih, cerah, dan halus. Namun, seiring berjalannya waktu, khasiatnya yang luar biasa membuat ramuan ini menyebar ke seluruh lapisan masyarakat dan kini bahkan menjadi salah satu oleh-oleh khas Sulawesi Selatan yang paling dicari.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai Bedda Lotong, mulai dari bahan alami pembuatnya hingga rahasia di balik khasiatnya bagi kesehatan kulit:
1. Bahan Alami dan Otentik di Balik Warna Hitamnya
Berbeda dengan bedak atau lulur modern yang menggunakan bahan kimia, Bedda Lotong sepenuhnya terbuat dari bahan-bahan organik yang mudah ditemukan di pekarangan rumah orang Bugis. Warna hitamnya yang khas berasal dari proses sangrai beras ketan hitam atau beras biasa hingga hangus, namun tidak sampai menjadi abu.
Bahan-bahan utama pembuat Bedda Lotong yang otentik meliputi:
- Beras Ketan Hitam: Sebagai bahan dasar, kaya akan antioksidan.
- Kunyit (Kunyi): Berfungsi sebagai antiseptik dan pencerah alami.
- Asam Jawa (Pattammate): Mengandung AHA alami untuk eksfoliasi sel kulit mati.
- Temulawak: Membantu mengencangkan kulit dan menyamarkan noda.
- Jeruk Nipis/Lemon: Memberikan kesegaran dan membantu mencerahkan kulit.
Beberapa pembuat tradisional di Bone terkadang menambahkan daun pandan untuk memberikan aroma harum yang menenangkan saat lulur digunakan.
2. Rahasia Khasiat Bedda Lotong bagi Kesehatan Kulit
Kombinasi bahan alami tersebut membuat Bedda Lotong memiliki berbagai manfaat yang sangat baik untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit, antara lain:
- Mencerahkan Kulit secara Alami: Asam Jawa dan jeruk nipis bekerja efektif mengangkat sel kulit mati (eksfoliasi) sehingga kulit tampak lebih cerah dan tidak kusam.
- Menghaluskan dan Melembutkan Kulit: Butiran halus dari beras ketan yang disangrai berfungsi sebagai scrub alami yang ampuh menghaluskan tekstur kulit yang kasar.
- Menghilangkan Bau Badan: Bahan kunyit dan temulawak memiliki sifat antibakteri yang membantu menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau badan tak sedap.
- Mengencangkan Kulit: Kandungan temulawak dipercaya mampu menjaga elastisitas kulit sehingga tampak lebih kencang dan awet muda.
- Menyamarkan Noda Hitam dan Bekas Luka: Penggunaan rutin dipercaya dapat menyamarkan bekas luka ringan dan bintik hitam akibat paparan sinar matahari.
Pentingnya Melestarikan Perawatan Tradisional
Menggunakan Bedda Lotong bukan hanya soal mendapatkan kulit yang cantik, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal leluhur Bugis. Di tengah gempuran produk kecantikan modern yang seringkali mengandung bahan kimia berbahaya, kembali ke perawatan alami adalah pilihan yang bijak dan sehat.
Proses pembuatan Bedda Lotong yang masih dilakukan secara tradisional oleh para UMKM di Bone dan sekitarnya juga turut membantu menggerakkan roda perekonomian lokal. Dengan bangga menggunakan dan mempromosikan produk asli daerah, kita tidak hanya menjaga kecantikan diri, tetapi juga menjaga keberlangsungan warisan budaya dan kesejahteraan sesama orang Bugis.



