BONE, BONETERKINI.ID – Markas Militer Batalyon Armed 21 Kawali di Kecamatan Bengo menjadi saksi dimulainya agenda besar penguatan birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Bone. Kegiatan bertajuk Retret Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, serta Kepala Bagian Tahun 2026 ini resmi dimulai pada Kamis, 23 April 2026, sebagai langkah nyata untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan di level manajerial daerah.
Agenda ini dirancang bukan sekadar sebagai pertemuan biasa, melainkan sebuah wadah strategis untuk melakukan penyelarasan visi dan program kerja di sisa tahun anggaran 2026. Dengan suasana kedisiplinan militer yang kental, diharapkan para pimpinan perangkat daerah dapat menyerap nilai-nilai ketegasan dan tanggung jawab dalam menjalankan roda pemerintahan.
Retret yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 23 hingga 26 April 2026 ini, diikuti oleh total 74 peserta. Para peserta terdiri dari Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Bagian, hingga para Camat yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bone.
Dalam arahannya di lokasi kegiatan, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menekankan bahwa tantangan pemerintahan saat ini menuntut aparatur yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan kedisiplinan yang tinggi. Beliau menggarisbawahi bahwa pelayanan publik yang optimal hanya bisa terwujud jika pimpinan unit kerjanya memiliki komitmen yang solid.
“Melalui retret di Batalyon Armed ini, kita ingin membangun sinergi yang semakin kuat antarperangkat daerah. Integritas dan kedisiplinan adalah fondasi utama agar tata kelola pemerintahan kita bisa berjalan efektif dan profesional,” tegas Bupati di hadapan para peserta.
Strategisnya kegiatan ini juga tercermin dari deretan tokoh penting yang hadir memberikan dukungan. Upacara pembukaan dihadiri oleh Wakil Bupati Bone, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, serta Asisten Data dan Informasi (Asdatun) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
Tak hanya itu, hadir pula Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Seksi Operasi Korem 141/Toddopuli, Komandan Detasemen Polisi Militer, hingga Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). Kehadiran para petinggi ini menegaskan bahwa reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas aparatur di Kabupaten Bone mendapat perhatian serius dari berbagai instansi vertikal maupun pemerintah provinsi.
Transformasi Budaya Kerja Militer ke Birokrasi
Pemilihan Batalyon Armed 21 Kawali sebagai lokasi retret bertujuan untuk mentransformasi budaya kerja yang lebih responsif dan sigap. Selama empat hari, para pejabat Bone ini akan menjalani serangkaian materi yang fokus pada penguatan karakter pimpinan. Hal ini penting mengingat posisi Kepala OPD dan Camat adalah ujung tombak pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.











Materi retret dirancang untuk meruntuhkan tembok-tembok ego sektoral yang terkadang masih menghambat koordinasi antar dinas atau antar wilayah kecamatan. Dengan berada di satu lingkungan yang sama selama beberapa hari, diharapkan komunikasi antar-pejabat menjadi lebih cair dan kolaboratif.
“Retret ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas kita semua. Kita ingin menghadirkan pemerintahan yang benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat Bone,” tambah Andi Asman Sulaiman.
Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen bahwa investasi pada sumber daya manusia (SDM) pimpinan ini akan berbuah pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Kapasitas aparatur yang mumpuni diharapkan mampu melahirkan inovasi-inovasi baru dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah, mulai dari isu ekonomi, infrastruktur, hingga pemberdayaan masyarakat desa.
Upaya serius ini diharapkan mampu menjadikan Kabupaten Bone sebagai daerah dengan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Peserta retret mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh dedikasi, menunjukkan semangat kebersamaan untuk membawa perubahan positif bagi Bumi Arung Palakka.
Setelah kegiatan ini berakhir pada 26 April mendatang, para pimpinan OPD dan Camat diharapkan membawa pulang semangat baru ke kantor masing-masing, menerapkan kedisiplinan yang telah dipelajari, dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan demi kesejahteraan warga Bone secara menyeluruh.



