BONE, BONETERKINI.ID – Kabar membanggakan datang dari dunia kepemudaan Sulawesi Selatan. Taswina Putri, putri kebanggaan dari Kabupaten Bone, akhirnya dipastikan lolos seleksi tingkat pusat sebagai Calon Paskibraka (Capaska) Tahun 2026. Kepastian ini diumumkan secara resmi melalui hasil verifikasi tingkat pusat yang dirilis oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Taswina Putri, siswi berbakat asal SMA Negeri 1 Bone, akan menjalankan tugas negara bersama Juan Pablo asal SMA Negeri 1 Parepare, sebagai perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan. Lahir di Watampone pada 27 Februari 2010, siswi kelas 10 ini memiliki kisah perjuangan yang sangat inspiratif.
Ketertarikannya pada dunia Paskibraka sudah tertanam sejak kecil karena sering mendampingi kakak kandungnya yang merupakan alumni Paskibraka Nasional tahun 2005 yang juga mewakili Kabupaten Bone dan Sulawesi Selatan. Sosok sang kakak pun menjadi motivator terbesar yang membangkitkan tekad kuat dalam diri Taswina untuk mampu berdiri sebagai calon Paskibraka tahun 2026.
Dalam unggahan media sosial resminya, BPIP memberikan apresiasi dan motivasi mendalam bagi para peserta yang terpilih.
“Selamat kepada para calon pengibar Sang Saka! Jadikan momen ini sebagai pembuktian cinta tanah air dan pengabdian tanpa batas untuk Ibu Pertiwi. Tetaplah membumi, jaga integritas, dan bersiaplah untuk tugas negara!”
Perjalanan Taswina hingga sampai pada titik ini bukanlah proses yang instan. Ia harus melewati berbagai tahapan seleksi yang sangat ketat, mulai dari tingkat sekolah, kabupaten, hingga provinsi. Selama menjalani masa seleksi, Taswina dikenal sebagai sosok yang disiplin, ulet, dan memiliki fisik yang prima. Mentalitas inilah yang membuatnya mampu bersaing dengan ratusan kandidat lainnya dari seluruh pelosok Sulawesi Selatan hingga akhirnya terpilih menjadi yang terbaik untuk diberangkatkan ke pusat.
Pencapaian Taswina ini merupakan torehan prestasi yang sangat luar biasa. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi pelecut semangat bagi siswa-siswi lainnya di Kabupaten Bone untuk terus mengejar impian dan berprestasi di bidang yang mereka geluti, baik itu di bidang akademik maupun non-akademik.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa putra-putri dari daerah memiliki potensi besar untuk berkiprah di tingkat nasional. Dukungan moral terus mengalir, dan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memfasilitasi serta mendukung penuh setiap langkah perjuangan Taswina hingga hari pelaksanaan tugas negara nanti.
Tahapan selanjutnya yang akan dihadapi oleh Taswina adalah masa karantina nasional di Jakarta. Dalam masa ini, ia akan mengikuti pelatihan intensif bersama rekan-rekan terpilih lainnya dari seluruh provinsi di Indonesia. Fokus utama pelatihan mencakup kedisiplinan, kekompakan baris-berbaris, serta pembentukan karakter sebagai calon pengibar bendera yang tangguh. Taswina diharapkan dapat menjaga kondisi kesehatan serta mentalnya agar tetap prima selama proses pemusatan latihan berlangsung.
Pencapaian Taswina menembus seleksi nasional ini bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bone. Setelah melalui tahapan seleksi yang ketat dari tingkat daerah hingga nasional, Taswina kini siap melangkah ke tahap karantina. Dukungan dan doa dari keluarga, sekolah, serta seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Selatan diharapkan menjadi energi positif bagi Taswina dan Juan Pablo agar diberikan kelancaran, kesehatan, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas negara yang mulia di tingkat pusat nanti.


