MAKASSAR, BONETERKINI.ID – Lanskap pertumbuhan ekonomi dan industri gaya hidup di kawasan timur Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan, diprediksi akan mengalami lompatan signifikan. Raksasa properti nasional PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) resmi mengumumkan percepatan pembangunan megaproyek Summarecon Mall Makassar. Langkah agresif ini merupakan bagian dari cetak biru ekspansi strategis perseroan untuk memperkuat ekosistem bisnis, perdagangan, dan pariwisata terpadu di luar pulau Jawa.
Perkembangan fisik proyek pusat perbelanjaan dan hiburan keluarga yang diklaim sebagai mal portofolio kelima dari grup Summarecon ini telah menunjukkan progres yang sangat menjanjikan. Pihak pengembang menyatakan bahwa seluruh pengerjaan fondasi dasar telah rampung seratus persen. Memasuki pertengahan tahun 2026 ini, fokus pengerjaan akan langsung beralih ke tahap konstruksi utama yang secara visual akan ditandai dengan pendirian dan pengoperasian tower crane berskala besar di lokasi proyek.
Director Summarecon, Soegianto Nagaria, memaparkan bahwa kehadiran pusat perbelanjaan modern ini bukan sekadar menambah deretan ruang komersial, melainkan menjadi penopang utama bagi integrasi kawasan kota mandiri Summarecon Mutiara Makassar. Pihaknya berambisi mendorong kawasan terpadu tersebut sebagai pusat bisnis, destinasi gaya hidup terkini, sekaligus ruang berkumpulnya berbagai kegiatan berskala nasional di wilayah timur Indonesia, yang pada akhirnya mampu merangsang perputaran roda ekonomi daerah yang lebih masif.
Konsep Desain Terintegrasi dan Destinasi Kuliner Terbuka
Secara teknis rancang bangun, Summarecon Mall Makassar berdiri di atas hamparan lahan strategis seluas 10,6 hektare. Struktur bangunannya sendiri didesain menempati area seluas 51.000 meter persegi yang mencakup dua lantai utama, satu lantai bawah tanah (basement), serta area parkir yang sangat luas, dengan total area sewa komersial efektif mencapai 31.000 meter persegi. Mengusung konsep family mall dan neighbourhood mall, destinasi ini dirancang menjadi lokasi belanja satu atap yang memadukan kenyamanan area indoor dengan kesegaran area outdoor, terintegrasi langsung dengan fasilitas perkantoran serta taman terbuka hijau.

Pihak manajemen telah mempersiapkan kurasi penyewa (tenant) utama yang sangat kuat untuk menarik antusiasme pengunjung, mulai dari jaringan supermarket terkemuka, bioskop berteknologi mutakhir, hingga department store berkelas. Salah satu magnet utama yang paling dinantikan warga Sulawesi Selatan adalah kehadiran The Downtown Walk. Fitur ikonik berupa area kuliner terbuka dengan konsep alfresco dining ini sebelumnya telah mendulang sukses besar dan menjadi destinasi wisata kuliner favorit di Summarecon Mall Serpong, Bekasi, dan Bandung. Pengalaman panjang perseroan dalam mengelola pusat perbelanjaan sejak tahun 1990 diyakini menjadi modal kuat untuk menghadirkan pengalaman berbelanja dan bersantap yang belum pernah ada sebelumnya di Kota Daeng.
Sinergi Fasilitas Pendidikan Olahraga dan Industri MICE
Komitmen transformasi Summarecon Mutiara Makassar menjadi sebuah kota terpadu yang mandiri tidak hanya berhenti pada sektor hunian dan ritel. Perseroan secara simultan tengah merampungkan berbagai infrastruktur penunjang kehidupan yang sangat komprehensif. Pada sektor pendidikan, kawasan Graha Boulevard tengah bersiap menyambut operasional Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Mutiara Makassar serta Hoplin Preschool by Kids Star yang dijadwalkan mulai menerima peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Sementara itu, untuk menjawab tren gaya hidup sehat kaum urban, sektor olahraga diperkuat dengan pembangunan Celebes Padel Hub di area pusat bisnis, yang menyediakan fasilitas lapangan single dan double court berstandar internasional.
Daya tarik kawasan ini semakin lengkap dengan masuknya pemain besar di industri keramahtamahan, yang ditandai oleh kehadiran Plataran Makassar Venues and Dining sebagai restoran premium bernuansa indoor-outdoor modern pertama milik Plataran Indonesia di wilayah timur, serta rencana pembukaan gerai populer J.CO Donuts & Coffee. Tidak ketinggalan, sektor industri pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (MICE) juga dipacu melalui kehadiran Summarecon Mutiara Makassar Convention Center. Gedung konvensi megah ini telah dipersiapkan menjadi tuan rumah berbagai perhelatan akbar sepanjang tahun 2026, termasuk pameran buku internasional Big Bad Wolf dan pameran gaya hidup Muslim Life Fair Makassar 2026.
Executive Director Summarecon Mutiara Makassar, Indra Widjaja Antono, menegaskan bahwa seluruh fasilitas dan agenda acara tersebut merupakan strategi terencana untuk menciptakan ekosistem kota terpadu yang hidup. Didukung oleh akses tol langsung yang terhubung ke pusat kota serta kedekatannya dengan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, kawasan ini diproyeksikan mampu menopang pertumbuhan komunitas baru sekaligus mengundang perputaran modal dari berbagai acara nasional maupun internasional.
Sebagai wujud kepedulian terhadap ekonomi kerakyatan, perseroan juga melengkapi kawasan ini dengan meresmikan fasilitas Pasar Mandiri seluas 3.500 meter persegi. Sebanyak 40 lapak pedagang di pasar tersebut kini telah terisi penuh oleh pelaku usaha lokal yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, daging, sayur, dan buah. Langkah inklusif ini tidak hanya melayani kebutuhan harian penghuni dan warga sekitar, tetapi juga secara nyata mendorong pemulihan dan penguatan ekonomi bagi para pedagang kecil yang berpartisipasi di dalamnya.



