BONE, BONETERKINI.ID – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Bone mencatat sejarah baru dalam pelaksanaan Asesmen Madrasah tahun ini. Menghadirkan inovasi berbasis teknologi digital, pelaksanaan ujian kini beralih menggunakan perangkat smartphone melalui platform Google Form.
Langkah ini menjadi penerapan perdana di MIN 5 Bone sebagai bagian dari upaya nyata mengintegrasikan teknologi ke dalam sistem evaluasi pembelajaran madrasah.
Sebelumnya, asesmen berbasis teknologi ini belum dapat diwujudkan lantaran terkendala jaringan internet yang kurang memadai di lingkungan sekolah. Namun, seiring dengan peningkatan fasilitas dan dukungan konektivitas internet yang kini jauh lebih stabil, sistem asesmen digital akhirnya mampu diimplementasikan secara optimal pada tahun ini.
Inovasi digital ini dinilai menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi pendidikan madrasah di Kabupaten Bone. Penggunaan sistem elektronik tidak hanya sekadar mempermudah teknis pelaksanaan ujian, tetapi juga meningkatkan efisiensi pendidik dalam mengolah dan menganalisis capaian hasil belajar peserta didik secara real-time.
Sebanyak 14 siswa kelas VI yang menjadi peserta ujian perdana ini terlihat sangat antusias. Mereka tampak bersemangat dan percaya diri menggeser layar gawai masing-masing untuk menjawab soal. Selain dinilai lebih praktis, metode ini memberikan pengalaman belajar yang lebih segar, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman Gen Alpha saat ini.
Pada hari pertama pelaksanaan asesmen, Senin (4/5/2026), Kepala MIN 5 Bone turun langsung memantau ruang ujian. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh instrumen, mulai dari kesiapan gawai siswa hingga kelancaran jaringan internet, berjalan tanpa kendala.
Di sela-sela peninjauannya, Kepala Madrasah turut memberikan motivasi pelecut semangat agar para siswa tetap fokus, tenang, dan menjunjung tinggi nilai kejujuran selama mengerjakan soal ujian.
Secara keseluruhan, hari pertama pelaksanaan Asesmen Madrasah di MIN 5 Bone terpantau berjalan lancar, tertib, dan sukses menjadi tonggak awal menuju era digitalisasi pendidikan madrasah yang lebih modern.



