WhatsApp Icon Gabung WA Bone Terkini
Gabung

BONE, BONETERKINI.ID Bagi masyarakat Bugis, Lipa Sabbe atau sarung sutra bukan sekadar pakaian biasa, melainkan simbol status sosial dan kehormatan yang sering dikenakan dalam acara adat maupun pesta pernikahan. Karena harganya yang cukup mahal dan proses pembuatannya yang rumit, perawatan sarung ini tidak boleh sembarangan. Salah sedikit dalam mencuci, kain bisa mengkerut atau warnanya luntur.

Berikut adalah Tips Mencuci Sarung Sutra Lipa Sabbe menggunakan bahan alami agar kain tetap awet dan tampak seperti baru:

1. Gunakan Bahan Pembersih Alami (Buah Lerak atau Sampo Bayi)

Sutra adalah serat protein alami yang sensitif terhadap zat kimia keras dalam deterjen biasa.

  • Buah Lerak: Ini adalah rahasia leluhur. Rendam buah lerak dalam air hangat hingga mengeluarkan busa alami. Air lerak memiliki pH netral yang sangat aman untuk warna alami sutra.
  • Sampo Bayi: Jika sulit menemukan lerak, sampo bayi adalah alternatif terbaik karena formulanya yang lembut dan tidak mengandung pembersih yang korosif.

2. Jangan Merendam Terlalu Lama

Cukup rendam Lipa Sabbe selama 5 hingga 10 menit saja. Merendam sutra terlalu lama dapat merusak struktur serat kain dan memicu lunturnya pewarna tradisional yang digunakan pada benang sutra.

3. Hindari Mengucek atau Memeras dengan Keras

Cukup celupkan kain naik-turun di dalam air sabun. Jika ada bagian yang kotor, usap perlahan dengan jari. Jangan sekali-kali memeras Lipa Sabbe dengan cara diplintir, karena hal ini akan merusak bentuk tenunan dan membuat kain menjadi kusut permanen.

https://boneterkini.id/wp-content/uploads/2026/05/IBONE-GADGET-scaled.png

4. Teknik Membilas yang Benar

Bilas dengan air bersih yang mengalir hingga sisa sabun hilang. Untuk menjaga kelembutan kain, Kakak bisa menambahkan sedikit cuka apel atau air perasan jeruk nipis pada bilasan terakhir untuk membantu mengunci warna agar tidak pudar.

5. Cara Menjemur di Tempat Teduh

Jangan pernah menjemur sarung sutra langsung di bawah terik matahari. Sinar UV yang kuat adalah musuh utama warna sutra. Cukup diangin-anginkan di tempat yang teduh atau di bawah kanopi yang sejuk. Jemurlah dengan cara digantung menggunakan pipa halus atau bambu agar tidak ada bekas lipatan tajam.

6. Tips Menyetrika

Gunakan suhu terendah (silk setting) dan lapisi bagian atas sarung dengan kain tipis saat menyetrika agar panas tidak langsung mengenai permukaan sutra.

Merawat Lipa Sabbe memang membutuhkan ketelatenan ekstra dibandingkan kain biasa. Namun, upaya menggunakan bahan alami seperti buah lerak atau sampo bayi adalah investasi kecil untuk menjaga warisan budaya yang tak ternilai harganya. Dengan teknik pencucian yang tepat, sarung sutra kesayangan Kakak tidak hanya akan awet secara fisik, tetapi juga tetap memancarkan pesona warna yang megah setiap kali dikenakan dalam momen-momen istimewa.