Dua Mahasiswa Asal Bone Lolos Jadi Presenter Konferensi Internasional Keuangan Syariah di Yogyakarta
BONE, BONETERKINI.ID – Dua mahasiswa asal Kabupaten Bone, Nur Afifah Syam dan Anugra Riski Pratama, berhasil lolos sebagai presenter dalam The 2nd International Student Conference on Islamic Financial Management (ICIFiMS) 2026 yang akan digelar di Yogyakarta.
Keduanya akan membawa karya ilmiah ke forum akademik internasional yang mempertemukan peserta dari enam negara. Pencapaian tersebut menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa asal Bone untuk menunjukkan kemampuan penelitian sekaligus memperluas pengalaman di tingkat internasional.
Keberhasilan ini berawal dari ajakan kolaborasi salah seorang dosen, Dr. Reni Furwanti, yang mengajak keduanya terlibat dalam penyusunan paper untuk dipresentasikan pada konferensi tersebut.
Ajakan itu menjadi kesempatan bagi Nur Afifah dan Anugra untuk mengembangkan kemampuan penelitian, memperluas wawasan akademik, serta belajar berkolaborasi dalam menghasilkan karya ilmiah.
Paper yang mereka angkat berjudul “The Islamic Financial Literacy-Inclusion Paradox: A Spatial Panel Data Analysis of Digital Infrastructure and Monetary Rationality in Indonesia.”
Mahasiswa Asal Bone Angkat Isu Literasi Keuangan Syariah
Dalam penelitian tersebut, keduanya membahas kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.
Baca Juga:
Lulus 3 Tahun 24 Hari dengan IPK 4,00, Andi Alif Raihan Analta Jadi Wisudawan Terbaik UnhasPenelitian itu secara khusus mengkaji bagaimana infrastruktur keuangan dan kondisi ekonomi regional turut memengaruhi keputusan masyarakat dalam menggunakan produk serta layanan keuangan syariah.
Topik tersebut menjadi salah satu isu penting dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, terutama dalam memahami faktor yang memengaruhi pemanfaatan layanan keuangan oleh masyarakat.
Bagi Nur Afifah Syam dan Anugra Riski Pratama, keberhasilan lolos sebagai presenter bukan sekadar pencapaian akademik. Kesempatan ini juga menjadi pengalaman untuk membangun keberanian mengambil peluang dan berkontribusi melalui penelitian.
“Awalnya, kesempatan ini kami pandang sebagai ruang untuk belajar dan mencoba pengalaman baru. Alhamdulillah, paper yang kami susun dinyatakan diterima. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan kemampuan, khususnya dalam bidang penelitian,” ungkapnya.
Keduanya berharap pencapaian tersebut dapat menginspirasi generasi muda Kabupaten Bone agar tidak ragu mengembangkan potensi diri, berani mengambil kesempatan, dan terus menghasilkan karya.
Mereka juga berharap semakin banyak anak muda dari Bone yang mampu berkiprah melalui prestasi akademik maupun bidang lainnya, hingga menembus tingkat nasional dan internasional.
Reporter: RosEditor: Bone Terkini
Ada yang keliru? Usulkan koreksi · Laporkan konten ini
Baca Lainnya
Ini 9 Kawasan Venue Porprov Sulsel XVIII/2026 di Bone, Tersebar dari Stadion Lapatau hingga Pantai Bajoe
Bone Terkini · 8 jam lalu
Bupati Bone Tinjau Stadion Lapatau, Pastikan Kesiapan Venue Pembukaan Porprov Sulsel XVIII/2026
Bone Terkini · 9 jam lalu
Jadwal Balap Sepeda Porprov Sulsel XVIII/2026 di Bone, Digelar 8–11 November dengan Empat Jenis Perlombaan
Bone Terkini · 10 jam lalu
Menampilkan 4 UMKM pilihan Bone Terkini. Transaksi dilakukan langsung dengan penjual, Bone Terkini tidak memproses pembayaran.









Komentar (0)