Lewati ke konten
Sabtu, 31 Oktober 2026

Pilih jenis kiriman

Berita / Info Umum Event & Agenda Lowongan Kerja Wisata & Kuliner Pelayanan Publik Budaya & Sejarah Usaha Lokal / UMKM

Template terisi otomatis di WhatsApp Tim Bone Terkini. Kiriman ditinjau sebelum tayang.

Kirim Info
Terkini

Empat Mahasiswa Asal Bone Harumkan Nama Unhas, Raih Terbaik 4 Ormawa Paling Inovatif di Abdidaya 2026

Empat Mahasiswa Asal Bone Harumkan Nama Unhas, Raih Terbaik 4 Ormawa Paling Inovatif di Abdidaya 2026
Empat Mahasiswa Asal Bone Harumkan Nama Unhas, Raih Terbaik 4 Ormawa Paling Inovatif di Abdidaya 2026
WhatsApp Icon Gabung WA Bone Terkini
Gabung

BONE, BONETERKINI.ID – Empat mahasiswa asal Kabupaten Bone yang tergabung dalam Student Planning Society (SPACE) Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional. Tim tersebut meraih penghargaan Terbaik 4 Ormawa Paling Inovatif pada ajang Abdidaya Ormawa 2026.

Penghargaan itu diraih melalui proposal program bertajuk LONTARA, yakni Manajemen Bencana Berbasis Community Engagement, Teknologi, dan Konservasi Lingkungan dalam Mitigasi Bencana Longsor untuk Mewujudkan Desa Lonjoboko Tangguh Bencana.

Keempat mahasiswa asal Bone tersebut adalah Naila Hafizha dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Arfah Chandra, Muh. Emir Al-Khatami, dan Muh. Mishbah Akbar dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota.

Kegiatan Abdidaya Ormawa 2026 berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar. Ajang ini diikuti oleh 120 tim yang berhasil lolos ke tahap Abdidaya Ormawa.

Iklan
https://boneterkini.id/wp-content/uploads/2026/10/IKLAN-ARP.jpeg
Gulir untuk lanjut baca

Bagi SPACE FT-UH, pencapaian tersebut terasa istimewa karena menjadi pengalaman pertama organisasi mahasiswa itu mengikuti Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).

Mahasiswa Bone di Abdidaya Ormawa 2026 Usung Program LONTARA

Melalui proposal LONTARA, tim SPACE FT-UH mengangkat isu mitigasi bencana longsor dengan pendekatan pelibatan masyarakat, pemanfaatan teknologi, dan konservasi lingkungan.

Program tersebut diarahkan untuk mendukung terwujudnya Desa Lonjoboko sebagai desa yang tangguh menghadapi bencana.

Dalam pelaksanaannya, tim menjalankan sejumlah program yang menggunakan istilah lokal, yakni Pabbiritta, Sikatutui, Appalamung, dan Pakkatuju.

Keikutsertaan dalam Abdidaya Ormawa 2026 menjadi pengalaman berharga bagi para anggota tim. Terlebih, organisasi mahasiswa tersebut baru pertama kali berpartisipasi dalam PPK Ormawa, tetapi berhasil membawa pulang penghargaan sebagai Terbaik 4 Ormawa Paling Inovatif.

Naila Hafizha menyampaikan bahwa dirinya bersama seluruh anggota tim merasa bangga dan bersyukur karena berhasil menjadi salah satu dari 120 tim yang lolos ke ajang Abdidaya Ormawa 2026.

Menurutnya, pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena merupakan pengalaman pertama organisasi mereka mengikuti program PPK Ormawa.

Ia mengaku tidak pernah menyangka perjalanan pertama tim dalam program tersebut dapat menghasilkan pencapaian sejauh ini. Penghargaan yang diraih menjadi kebanggaan sekaligus pengalaman berharga bagi seluruh anggota.

Tim berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi awal yang baik untuk terus mengembangkan program dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Prestasi empat mahasiswa asal Bone ini menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam organisasi dan program pengabdian masyarakat dapat membuka ruang untuk menghadirkan inovasi sekaligus membawa nama daerah ke tingkat nasional.

Reporter: RosEditor: Bone Terkini

Ada yang keliru? Usulkan koreksi · Laporkan konten ini

Baca Lainnya

Menampilkan 4 UMKM pilihan Bone Terkini. Transaksi dilakukan langsung dengan penjual, Bone Terkini tidak memproses pembayaran.

Komentar (0)

Bijak dalam berkomentar. Komentar ditinjau Tim Bone Terkini dan dapat dihapus bila melanggar aturan.