WhatsApp Icon Gabung WhatsApp Channel Bone Terkini
Gabung

BONE, BONETERKINI.ID – Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama Kabupaten Bone, Hj. Nurfaizah, melakukan kunjungan visitasi izin operasional ke dua pondok pesantren di wilayah Kecamatan Kajuara, Selasa (28/4/2026).

Dua lembaga pendidikan keagamaan yang ditinjau langsung kelayakannya tersebut adalah Pondok Pesantren Darul Qur’an Lanre Said dan Pondok Pesantren Al Amin Aisyah Binti Abu Bakar RA.

Tujuan utama dari visitasi lapangan ini adalah untuk memastikan kelayakan sarana, prasarana, serta meneliti kesiapan administrasi kedua pondok pesantren sebagai syarat mutlak dalam pengajuan izin operasional resmi.

Dalam agenda kunjungan tersebut, Hj. Nurfaizah bersama jajaran stafnya berkesempatan untuk bertemu dan berdialog langsung dengan pimpinan masing-masing pondok pesantren. Rombongan Kemenag disambut hangat oleh Ustadz Suud Said selaku pimpinan Pondok Pesantren Darul Qur’an Lanre Said, serta Ustadz Asrul Umar yang memimpin Pondok Pesantren Al Amin Aisyah Binti Abu Bakar RA.

Hj. Nurfaizah menjelaskan bahwa proses visitasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan tahapan yang sangat krusial dalam prosedur penerbitan izin operasional. Hal ini bertujuan agar penyelenggaraan pondok pesantren dapat berjalan optimal dan sesuai dengan ketentuan regulasi pemerintah.

“Visitasi ini kami lakukan untuk memastikan bahwa pondok pesantren yang mengajukan izin operasional benar-benar telah memenuhi standar yang ditetapkan, baik dari sisi sarana prasarana, tenaga pendidik, maupun kesiapan penyelenggaraan pendidikan keagamaan,” tegas Hj. Nurfaizah.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa eksistensi pondok pesantren memegang peranan yang sangat besar dan strategis dalam pembinaan generasi muda, khususnya terkait penguatan pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter akhlakul karimah.

“Kami berharap pondok pesantren yang divisitasi dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikannya, sehingga mampu mencetak santri yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” imbuhnya.

Melalui agenda peninjauan ini, Kementerian Agama Kabupaten Bone menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pembinaan, pendampingan, serta pengawasan secara berkala. Hal ini semata-mata untuk menjaga agar seluruh lembaga pendidikan keagamaan di Bone dapat beroperasi secara profesional dan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan.