WhatsApp Icon Gabung WA Bone Terkini
Gabung

BONE, BONETERKINI.ID – Rumput lapangan stadion Piala Dunia 2026 menjadi salah satu elemen penting yang menentukan kualitas pertandingan di turnamen sepak bola terbesar dunia. Di balik sorotan kepada para pemain dan pelatih, ratusan ilmuwan, petani benih, dan spesialis lapangan bekerja untuk menyiapkan permukaan terbaik di 16 stadion tuan rumah yang tersebar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Piala Dunia 2026 akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Turnamen ini menghadirkan tantangan besar karena setiap stadion memiliki kondisi iklim yang berbeda. Karena itu, tim ahli harus memastikan rumput tetap dalam kondisi optimal sepanjang kompetisi.

Petani rumput khusus, Bert Bos, mengaku timnya tidak memiliki ruang untuk melakukan kesalahan dalam proyek ini. Keluarganya bertanggung jawab menyediakan rumput untuk stadion di Vancouver, Kanada, yang akan menggelar tujuh pertandingan selama Piala Dunia.

“Kami benar-benar tidak ingin mengalami kegagalan apa pun,” kata Bert Bos seperti dikutip Reuters.

Teknologi Rumput Piala Dunia 2026 Terus Dikembangkan

Pengembangan Rumput Piala Dunia 2026 melibatkan teknologi dan penelitian yang berlangsung selama puluhan tahun. Manajer Senior Pengembangan Turfgrass DLF, Leah Brilman, menjelaskan bahwa setiap stadion menggunakan jenis rumput yang disesuaikan dengan kondisi cuaca setempat.

https://boneterkini.id/wp-content/uploads/2026/05/IBONE-GADGET-scaled.png

Stadion yang berada di wilayah panas menggunakan campuran rumput berbasis bermudagrass karena lebih tahan terhadap suhu tinggi. Sementara stadion di daerah yang lebih sejuk seperti Vancouver dan Mexico City menggunakan ryegrass yang tumbuh lebih baik dalam temperatur rendah.

Brilman mengatakan proses penyediaan rumput jauh lebih rumit dibanding yang dibayangkan banyak orang. FIFA juga menginvestasikan dana besar untuk memastikan seluruh lapangan memenuhi standar internasional.