BONE, BONETERKINI.ID – Bahasa Bugis merupakan salah satu kekayaan linguistik dan aset budaya terbesar yang dimiliki oleh Sulawesi Selatan. Sebagai bahasa ibu bagi jutaan penuturnya, penguasaan bahasa Bugis bukan sekadar alat komunikasi, melainkan kunci utama untuk memahami nilai-nilai luhur, tradisi, dan kearifan lokal yang diwariskan oleh para leluhur kita.
Di tengah gempuran arus modernisasi dan digitalisasi, upaya melestarikan bahasa daerah menjadi sebuah gerakan literasi budaya yang sangat krusial. Salah satu langkah paling dasar dan efektif untuk mulai belajar atau memperlancar bahasa Bugis adalah dengan menguasai kosakata dasar, khususnya kata kerja (verb). Kata kerja adalah nyawa dari setiap kalimat karena menunjukkan tindakan, pergerakan, dan aktivitas sehari-hari.
Bagi Anda yang sedang merantau (massompe), memiliki pasangan bersuku Bugis, atau sekadar ingin memperkaya perbendaharaan kata agar lebih akrab dalam pergaulan masyarakat di Kabupaten Bone dan sekitarnya, berikut adalah daftar 100 kosakata kata kerja bahasa Bugis yang wajib Anda ketahui.
Untuk mempermudah proses belajar, daftar ini telah dikelompokkan berdasarkan konteks aktivitas.
1. Bahasa Bugis Komunikasi dan Interaksi Sosial
Interaksi sehari-hari masyarakat Bugis dikenal sangat menghargai tata krama (sipakatau). Berikut adalah kata kerja yang sering muncul saat mengobrol atau bersosialisasi:
- Mabbicara – Berbicara
- Makkutana – Bertanya
- Mabbali – Menjawab
- Mengkalinga – Mendengar
- Mita/Makkita – Melihat
- Macawa – Tertawa
- Gora – Berteriak
- Mabbéré – Memberi
- Mattarima – Menerima
- Mangolli – Memanggil
- Maccarita – Bercerita / Mengobrol
- Maddampeng – Meminta maaf / Memaafkan
- Mattulung – Menolong / Membantu
- Massappo – Menyapa
- Mappaseng – Berpesan
- Mabbanta – Membantah
- Mappau – Berkata / Memberitahu
- Mappangaja – Menasihati
- Mappakalebbi – Menghargai / Menghormati
- Mabbulo sibatang – Bersepakat / Bermusyawarah
2. Bahasa Bugis Pergerakan dan Mobilitas Fisik
Kata kerja di bawah ini sangat berguna untuk menjelaskan ke mana Anda akan pergi atau aktivitas fisik apa yang sedang Anda lakukan:
- Jokka – Pergi / Jalan
- Tudang – Duduk
- Tettong – Berdiri
- Lisu – Pulang / Kembali
- Pole – Datang
- Lari – Berlari
- Mattokkong – Bangun (dari posisi duduk atau baring)
- Sompe / Massompe – Merantau / Berlayar
- Lette / Lecce – Pindah
- Mallekke/Marakka – Mengangkat
- Mappenre – Menaikkan
- Lete – Menyeberang
- Lesse – Menyingkir / Bergeser sedikit
- Massappa – Mencari
- Mattajeng – Menunggu
- Mangantara – Mengantar
- Mappammula – Memulai
- Mappaccappa – Mengakhiri
- Massala – Menjauh/Menyingkir
- Maddennuang – Berharap
3. Bahasa Bugis Kehidupan Sehari-hari dan Rumah Tangga
Pekerjaan domestik dan rutinitas harian di rumah juga memiliki perbendaharaan kata kerja yang khas
- Manre – Makan
- Minung – Minum
- Matinro – Tidur
- Moto – Bangun tidur
- Cemme – Mandi
- Mabbissa – Mencuci (umum/tangan)
- Mappepaccing – Membersihkan / Menyapu
- Manasu – Memasak
- Mappabbaju – Memakai baju / Berpakaian
- Mappesau – Beristirahat
- Mabbalu – Menjual
- Melli – Membeli
- Massewong – Merebus
- Mabbaca – Membaca (juga sering dipakai dalam konteks mengaji/membaca naskah lontara)
- Moki / Maruki – Menulis
- Mappatettong – Mendirikan / Membangun
- Mabbukka – Membuka
- Makkatuo – Memelihara (hewan ternak atau tanaman)
- Magguru – Belajar
- Mappaguru – Mengajar
4. Bahasa Bugis Emosi, Pikiran, dan Hubungan Antarmanusia
Orang Bugis memiliki kedalaman emosi yang kuat. Kosakata ini akan membantu Anda mengekspresikan perasaan:
- Mappikkiri – Berpikir
- Maringngerang – Mengingat
- Mallupai – Melupakan
- Maelo – Mau / Menginginkan
- Mappoji – Menyukai / Mencintai
- Masiri – Malu / Merasa segan (berkaitan erat dengan konsep harga diri Siri’)
- Macai – Marah
- Masussa – Bersedih / Merasa susah
- Mateppe – Percaya
- Maccue – Mengikuti / Meniru
- Mappasikajeng – Mendamaikan / Memperbaiki hubungan
- Sabbara – Bersabar
- Mappabessa – Bermurah hati / Berbagi
- Makkasolang – Merusak
- Marampe – Menyebut-nyebut / Mengenang
- Madduta – Melamar (dalam konteks pernikahan adat)
- Mabbeta – Menang / Mengalahkan
- Mappada – Menyamakan
- Mappinra – Mengubah
- Mappasilaingeng – Membedakan
5. Bahasa Bugis Pekerjaan, Usaha, dan Tindakan Umum
Kategori terakhir merangkum berbagai aktivitas yang sering dilakukan dalam konteks bermasyarakat dan bekerja:
- Majjama – Bekerja
- Makkuraga – Berusaha keras
- Mabbura – Mengobati (berkaitan dengan pengobatan tradisional)
- Mallise – Mengisi
- Mappanggaukeng – Mengadakan acara / Pesta hajatan
- Mattojang – Bertindak sungguh-sungguh
- Mallinrung – Bersembunyi
- Mappakaraja – Memuliakan (tamu atau orang tua)
- Makkasuwiyang – Mengabdi / Menghadap tokoh masyarakat
- Maddenge – Berdiam diri / Menyimak
- Mapparingngerang – Mengingatkan
- Mallari – Menghindar / Berlari menjauh
- Mabbokong – Membawa bekal
- Mappasilolok – Menyesuaikan diri / Berbaur dalam lingkungan baru
- Mappatuo – Menghidupi (keluarga)
- Massolo – Mengalir / Ikut arus
- Mattiro – Mengamati dari jauh
- Makkasiwiyang – Beribadah
- Mapabbura – Menjadi obat / Menyembuhkan penyakit
- Mattaro – Menyimpan / Meletakkan
Mempelajari bahasa daerah di era digital saat ini adalah bentuk nyata menjaga identitas bangsa. Dengan terus mempraktikkan kosakata di atas dalam percakapan sehari-hari, Anda tidak hanya mempermudah urusan pergaulan, tetapi juga ikut andil dalam memastikan agar bahasa ibu warisan leluhur kita tidak punah ditelan zaman. Selamat belajar dan mempraktikkan!


