BONE, BONETERKINI.ID – Strategi penguatan Universal Health Coverage (UHC) di Bone kini menjadi prioritas utama pemerintah daerah guna memastikan akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah strategis ini dibahas secara mendalam dalam Rapat Forum Komunikasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Bone pada Senin, 13 April 2026.
Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan ini menjadi agenda krusial untuk merumuskan langkah taktis dalam memperkuat sistem jaminan kesehatan daerah. Dalam forum tersebut, Andi Akmal Pasluddin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mencapai target cakupan kepesertaan yang komprehensif dan berkelanjutan bagi warga Bumi Arung Palakka.
Langkah Strategis Pencapaian UHC di Kabupaten Bone
Implementasi strategi penguatan Universal Health Coverage (UHC) di Bone difokuskan pada tiga pilar utama: rekrutmen peserta baru, perluasan cakupan, dan peningkatan tingkat keaktifan peserta JKN-KIS. Berikut adalah rincian pembahasan strategis yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut:
- 1. Sinkronisasi Data Lintas Sektor: Forum menekankan pentingnya integrasi data yang akurat antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta BPJS Kesehatan guna menghindari tumpang tindih kepesertaan.
- 2. Ekspansi Peserta Sektor Informal: Pemerintah berupaya menjangkau masyarakat yang belum terdaftar, khususnya mereka yang bekerja di sektor informal dan pekerja mandiri, agar terlindungi oleh jaminan kesehatan.
- 3. Penguatan Skema Penerima Bantuan Iuran (PBI): Fokus rekrutmen juga diarahkan secara proaktif kepada masyarakat kurang mampu melalui validasi data kemiskinan agar mendapatkan bantuan iuran dari pemerintah.
- 4. Peningkatan Kolektabilitas Iuran: Pembahasan strategi mencakup upaya peningkatan kesadaran pembayaran iuran bagi peserta mandiri untuk menjamin keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional di daerah.
- 5. Pembinaan Badan Usaha: Pemerintah mendorong kepatuhan sektor swasta dalam mendaftarkan pekerjanya serta menekan angka peserta non-aktif melalui pembinaan intensif terhadap perusahaan di wilayah Bone.
- 6. Keberlanjutan Kebijakan Operasional: Forum merumuskan rekomendasi kebijakan tingkat kabupaten guna mempermudah proses pendaftaran dan menjamin keaktifan kepesertaan secara jangka panjang.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Bone, Indira Azis Rumalutur, yang turut mendampingi Wakil Bupati, menyatakan kesiapannya dalam mengawal aspek teknis perluasan kepesertaan aktif. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan sistem layanan kesehatan yang bermutu tanpa membebani finansial masyarakat saat membutuhkan perawatan medis.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bone beserta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran para pimpinan instansi ini menunjukkan komitmen kolektif pemerintah daerah dalam menempatkan isu kesehatan sebagai pilar pembangunan SDM di Kabupaten Bone.
Melalui koordinasi yang intensif ini, strategi Universal Health Coverage (UHC) diharapkan tidak hanya berhenti pada angka cakupan di atas kertas, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata berupa layanan kesehatan berkualitas bagi seluruh masyarakat Bone tanpa terkecuali.

