Lulus 3 Tahun 24 Hari dengan IPK 4,00, Andi Alif Raihan Analta Jadi Wisudawan Terbaik Unhas
MAKASSAR, BONETERKINI.ID – Prestasi membanggakan kembali datang dari putra daerah Kabupaten Bone. Andi Alif Raihan Analta, pemuda asal Ponceng, berhasil meraih predikat Wisudawan Terbaik Universitas Hasanuddin (Unhas) kategori Fakultas Non-Eksakta pada Wisuda Periode Oktober 2026, Selasa (27/10/2026).
Alif, sapaan akrabnya, merupakan lulusan Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 atau predikat cum laude.
Capaian tersebut semakin istimewa karena Alif menuntaskan studinya hanya dalam waktu 3 tahun 24 hari. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Bone.
Andi Alif Raihan Analta Raih Prestasi Akademik dan Pengabdian
Tidak hanya mencatatkan prestasi akademik, Alif juga memperoleh pembebasan skripsi dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui mekanisme yang berlaku di Unhas. Hal tersebut berkaitan dengan keterlibatannya dalam program pemberdayaan masyarakat melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).
Pengalaman pengabdian tersebut ia jalani melalui program SIPATOKKONG di Desa Mattabulu, Kabupaten Soppeng. Program ini berfokus pada pemulihan dan pengembangan potensi desa wisata dengan melibatkan masyarakat, perguruan tinggi, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan.
Keterlibatan dalam program tersebut tidak hanya menjadi pengalaman pengabdian, tetapi juga memberikan landasan bagi kajian akademiknya.
Baca Juga:
Puteri Asal Bone Zahra Zhafirah Ahmad Raih Dua Penghargaan Nasional di Abdidaya Ormawa 2026Alif mengangkat dinamika collaborative governance dalam pemulihan desa wisata pascabencana dengan studi kasus Desa Mattabulu. Kajian tersebut berkaitan dengan kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pemulihan dan pengembangan potensi desa.
Prestasi yang Berangkat dari Kepedulian kepada Masyarakat
Perjalanan akademik Alif menunjukkan bahwa pencapaian pendidikan tidak harus berhenti pada keberhasilan di ruang perkuliahan. Pengalaman di tengah masyarakat juga dapat menjadi bagian penting dari proses belajar dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Bagi Alif, keberhasilan bukan semata-mata tentang seberapa cepat seseorang menyelesaikan pendidikan atau meraih prestasi. Dampak yang diberikan kepada masyarakat juga menjadi hal penting.
“Kesuksesan bukan diukur seberapa cepat kita meraihnya, tetapi seberapa berdampak kita di masyarakat,” ungkapnya.
Prestasi Andi Alif Raihan Analta menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bone. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda daerah memiliki kesempatan untuk berprestasi di tingkat perguruan tinggi dan mengambil peran dalam pembangunan masyarakat melalui ilmu pengetahuan serta pengabdian nyata.
Reporter: KikiEditor: Bone Terkini
Ada yang keliru? Usulkan koreksi · Laporkan konten ini
Baca Lainnya
Empat Mahasiswa Asal Bone Harumkan Nama Unhas, Raih Terbaik 4 Ormawa Paling Inovatif di Abdidaya 2026
Bone Terkini · 1 hari lalu
Loker Barista Tea CHASUI Indonesia di Bone Dibuka
Bone Terkini · 1 hari lalu
Diva Homestay Hadir di Bone, Tawarkan Penginapan dengan Fasilitas Lengkap dan Harga Bersahabat
Bone Terkini · 1 hari lalu
Yuk Intip Ragam Kreasi Manis Ala J’LO Donuts Bone
Bone Terkini · 1 hari lalu
Hotel Grand Nur Bone Tawarkan Penginapan Strategis di Pusat Kota Bone
Bone Terkini · 1 hari lalu
Menampilkan 4 UMKM pilihan Bone Terkini. Transaksi dilakukan langsung dengan penjual, Bone Terkini tidak memproses pembayaran.








Komentar (0)