BONE, BONETERKINI.ID – Laga Meksiko vs Afrika Selatan pada pembukaan Piala Dunia 2026 menyimpan kisah menarik. Pertemuan ini bukan hanya menjadi pembuka Grup A, tetapi juga menghadirkan kembali duel dua sosok yang pernah saling berhadapan 40 tahun lalu, Javier Aguirre dan Hugo Broos.
Pertandingan Meksiko vs Afrika Selatan akan berlangsung di Stadion Azteca, Meksiko, pada Kamis malam waktu setempat atau Jumat (12/6/2026) pukul 02.00 WIB. Laga ini akan disiarkan langsung melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Stadion Azteca memiliki kenangan tersendiri bagi Javier Aguirre dan Hugo Broos. Keduanya pernah bertemu sebagai pemain saat Meksiko menghadapi Belgia pada laga fase grup Piala Dunia 1986 di stadion yang sama.
Ketika itu, Javier Aguirre bermain sebagai gelandang Timnas Meksiko, sementara Hugo Broos mengisi posisi bek tengah Timnas Belgia. Pertandingan yang berlangsung pada 3 Juni 1986 berakhir dengan kemenangan Meksiko 2-1 atas Belgia.
Kini, 40 tahun setelah pertemuan tersebut, keduanya kembali bertemu dari sisi lapangan sebagai pelatih. Javier Aguirre yang berusia 67 tahun memimpin El Tri, sedangkan Hugo Broos yang kini berusia 74 tahun menukangi Bafana Bafana.
Fakta Menarik Meksiko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026
Selain reuni dua pelatih senior tersebut, pertandingan Meksiko vs Afrika Selatan juga menghadirkan sejumlah fakta menarik.
Pertama, ini menjadi kali pertama dalam sejarah Piala Dunia pertandingan pembuka mempertemukan dua negara yang sama seperti sebelumnya. Pada Piala Dunia 2010, Meksiko dan Afrika Selatan juga membuka turnamen dengan hasil imbang 1-1 di Johannesburg.
Kedua, Stadion Azteca akan mencatat sejarah sebagai stadion dengan jumlah pertandingan Piala Dunia terbanyak, yaitu 20 laga. Meksiko juga memiliki catatan impresif di stadion tersebut dengan lima kemenangan dan dua hasil imbang dari tujuh pertandingan Piala Dunia.
Ketiga, Meksiko tidak pernah kalah dalam tujuh pertandingan pembuka terakhir mereka di Piala Dunia dengan rincian lima kemenangan dan dua hasil imbang. Kekalahan terakhir mereka pada laga pertama terjadi saat takluk 0-1 dari Norwegia di Piala Dunia 1994.
Keempat, Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ke-18 Meksiko di ajang tersebut. Jumlah ini menjadi rekor bagi negara dari kawasan CONCACAF. El Tri juga menjadi tim dengan jumlah pertandingan Piala Dunia terbanyak tanpa pernah meraih gelar juara, yaitu 60 pertandingan.
Kelima, Afrika Selatan menjalani Piala Dunia keempat sepanjang sejarah. Bafana Bafana belum pernah melewati fase grup dan hanya dua kali meraih kemenangan dari sembilan pertandingan Piala Dunia sebelumnya.
Keenam, bek Meksiko Cesar Montes menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah mencetak tiga gol pada Piala Emas CONCACAF 2025. Seluruh golnya berasal dari situasi tendangan sudut dan membantu Meksiko meraih gelar juara.
Ketujuh, penyerang Afrika Selatan Oswin Appollis menjadi pemain dengan kontribusi gol terbanyak bagi Bafana Bafana dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia terlibat dalam enam gol melalui dua gol dan empat assist.
Kedelapan, Javier Aguirre mencatat sejarah dengan membawa Meksiko ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya setelah edisi 2002 dan 2010. Di antara pelatih Piala Dunia 2026, hanya Didier Deschamps bersama Prancis yang lebih banyak menangani turnamen bersama satu negara.
Kesembilan, laga di Stadion Azteca juga menjadi ujian besar bagi Afrika Selatan karena harus menghadapi Meksiko yang memiliki keuntungan sebagai tuan rumah dengan dukungan puluhan ribu suporter.
Duel pembuka Grup A ini diprediksi berlangsung menarik. Meksiko mengandalkan pengalaman serta rekor positif di Azteca, sedangkan Afrika Selatan mencoba mengulang kejutan seperti saat mampu menahan El Tri pada pembukaan Piala Dunia 2010.


