BONE, BONETERKINI.ID – Menyikapi kondisi cuaca ekstrem dan bencana banjir yang melanda sejumlah titik krusial di kawasan perkotaan kemarin, Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., mengambil langkah taktis dengan memimpin langsung Apel Siaga Bencana. Kegiatan konsolidasi darurat ini digelar di halaman Rumah Jabatan Bupati Bone pada Sabtu pagi (9/5/2026).
Apel siaga ini dihadiri oleh jajaran petinggi pemerintahan daerah, termasuk Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat dan Lurah di wilayah kota. Kehadiran seluruh elemen pemangku kebijakan ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Bone dalam menangani dampak pasca-bencana secara terpadu.
Dalam arahannya, Bupati Bone menginstruksikan dengan tegas agar seluruh jajaran pemerintah bersikap proaktif dan tidak sekadar menunggu laporan di balik meja. Beliau menekankan kewajiban bagi seluruh Kepala OPD untuk turun langsung meninjau lokasi-lokasi terdampak banjir guna memastikan kondisi riil masyarakat di lapangan.
“Seluruh jajaran pemerintah harus berada dalam posisi siaga. Saya instruksikan koordinasi lintas sektor diperkuat untuk memastikan penanganan pasca-banjir berjalan efektif dan cepat,” tegas H. Andi Asman Sulaiman di hadapan peserta apel.
Instruksi ini diharapkan mampu memangkas birokrasi penanganan darurat, sehingga bantuan fisik dan perbaikan infrastruktur dapat segera dieksekusi secara tepat sasaran.
Selain mobilisasi tingkat kabupaten, Bupati juga memberikan atensi khusus kepada para pimpinan wilayah di tingkat kecamatan dan kelurahan. Para Camat dan Lurah, khususnya yang berada di tiga kecamatan wilayah perkotaan, diperintahkan untuk melakukan pemantauan intensif di wilayah administratif masing-masing.
Tugas utama yang diinstruksikan adalah memastikan kebersihan saluran air atau drainase. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial guna mengantisipasi ancaman luapan air susulan, mengingat curah hujan diprediksi masih akan berfluktuasi dalam beberapa hari ke depan.
Menutup arahannya, Bupati Bone kembali mengingatkan marwah utama pelayanan publik, yakni keselamatan masyarakat. Beliau menegaskan bahwa kebutuhan warga terdampak adalah prioritas absolut yang tidak bisa ditunda.
Seluruh instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial, diminta untuk segera memverifikasi dan memastikan ketersediaan logistik. Penyaluran bantuan darurat berupa makanan, obat-obatan, maupun perlengkapan kebersihan harus didistribusikan secara merata agar warga terdampak dapat segera tertangani dengan baik dan memulihkan aktivitasnya.



