WhatsApp Icon Gabung WhatsApp Channel Bone Terkini
Gabung

BONE, BONETERKINI.ID – Atmosfer di Stadion Lapatau Bone kembali memanas pada hari ketiga pelaksanaan turnamen sepak bola bergengsi Bone Beramal Cup 2026, Rabu, 6 Mei 2026. Ribuan pasang mata saksi mata ketatnya persaingan antarkecamatan yang memperebutkan tiket menuju babak selanjutnya dalam turnamen yang mengusung misi kemanusiaan ini.

Dua laga krusial yang mempertemukan empat tim tangguh dari berbagai penjuru Bumi Arung Palakka sukses menyuguhkan drama lapangan hijau yang luar biasa. Tidak hanya soal skor akhir, antusiasme suporter yang memadati tribun timur dan barat Stadion Lapatau menjadi bukti nyata betapa besarnya gairah sepak bola di Kabupaten Bone.

Kejutan di Laga Pembuka Antara Lappariaja dan Mare

Pertandingan pertama pada Rabu sore mempertemukan tim Kecamatan Lappariaja melawan Kecamatan Mare. Sejak peluit pertama dibunyikan, Lappariaja langsung mengambil inisiatif serangan dengan mengandalkan kecepatan pemain sayap mereka. Di sisi lain, Mare menunjukkan pertahanan yang sangat disiplin melalui skema compact defense yang sulit ditembus.

Hasil akhir menunjukkan keunggulan tipis bagi salah satu tim yang mampu memanfaatkan kemelut di depan gawang pada pertengahan babak kedua. Laga ini berjalan cukup keras dengan intensitas tinggi, memaksa wasit mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk meredam tensi permainan. Kemenangan di laga ini menjadi modal sangat berharga bagi pemenang untuk mengamankan posisi di klasemen grup, sementara bagi tim yang kalah, evaluasi besar-besaran di lini tengah harus segera dilakukan sebelum laga penentuan berikutnya.

Duel Sengit Amali Melawan Kajuara di Partai Kedua

Memasuki partai kedua yang digelar di bawah sorotan lampu stadion, duel antara Kecamatan Amali dan Kecamatan Kajuara berlangsung tidak kalah sengit. Kedua tim yang dikenal memiliki basis suporter fanatik ini bermain terbuka sejak awal laga. Amali tampil dominan dalam penguasaan bola, namun serangan balik cepat dari Kajuara beberapa kali nyaris membobol gawang Amali.

Sorak-sorai suporter Amali yang membentangkan spanduk raksasa di tribun utara memberikan energi tambahan bagi para pemain. Di sisi lain, Kajuara yang tampil dengan jersey khas kebanggaannya menunjukkan determinasi tinggi. Hasil pertandingan ini memberikan gambaran peta kekuatan baru di turnamen tahun ini, di mana tim-tim yang sebelumnya tidak diunggulkan ternyata mampu memberikan perlawanan yang merepotkan tim-tim raksasa.

Jadwal Pertandingan Bone Beramal Cup Hari Ini Kamis 7 Mei 2026

Memasuki hari keempat, Kamis, 7 Mei 2026, Stadion Lapatau diprediksi akan kembali dibanjiri penonton. Berdasarkan rilis resmi panitia, hari ini akan tersaji dua laga yang sangat dinantikan:
Laga Pertama (14.00 WITA): Kecamatan Awangpone akan berhadapan dengan Kecamatan Tonra. Duel ini diprediksi akan berjalan taktis mengingat kedua tim memiliki karakteristik permainan yang serupa, yakni mengandalkan kolektivitas tim di lini tengah.
Laga Kedua (16.00 WITA): Kecamatan Tellu Siattinge ditantang oleh Kecamatan Dua Boccoe. Pertemuan ini menjadi salah satu partai yang paling dinantikan hari ini karena persaingan historis antar-wilayah yang selalu memicu semangat juang tinggi di lapangan hijau.

Panitia pelaksana kembali mengingatkan kepada para penonton untuk tetap menjaga ketertiban, tidak membuang sampah sembarangan di area stadion, serta dilarang membawa benda tajam atau petasan ke dalam tribun. Tiket pertandingan dapat diperoleh langsung di loket stadion sebelum pertandingan dimulai.

Laga hari ini diprediksi akan menarik kerumunan massa yang lebih besar mengingat tim-tim yang bertanding memiliki basis massa yang cukup kuat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Panitia mengimbau kepada seluruh penonton untuk datang lebih awal demi menghindari antrean panjang di pintu masuk stadion. Selain itu, penonton diharapkan tetap menjaga kebersihan area stadion dan menjaga sportivitas dengan tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam area tribun. Kehadiran Bone Beramal Cup bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan ajang silaturahmi sekaligus penggalangan dana untuk kegiatan sosial di Kabupaten Bone.

Dari sisi ekonomi kerakyatan, turnamen ini juga memberikan dampak positif bagi para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar area Stadion Lapatau. Perputaran ekonomi selama penyelenggaraan turnamen ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar, sejalan dengan semangat “Beramal” yang menjadi marwah utama turnamen ini.

Bagi Anda yang tidak sempat hadir langsung di stadion, pantau terus perkembangan skor dan klasemen terbaru melalui kanal resmi media sosial turnamen atau melalui laporan eksklusif di portal berita kami. Jangan lewatkan keseruan hari keempat besok yang dipastikan akan penuh dengan aksi-aksi memukau dari talenta lokal terbaik Bone.