BONE, BONETERKINI.ID – Warga Kabupaten Bone, khususnya yang berada di sejumlah wilayah cakupan kerja PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Watampone, diimbau untuk segera mempersiapkan aktivitasnya sejak pagi ini. Pasalnya, pada hari ini, Kamis (7/5/2026), pihak PLN akan melakukan pemeliharaan jaringan yang mengharuskan adanya penghentian sementara aliran listrik di beberapa titik.
Langkah penghentian sementara ini bukanlah sebuah kendala sistem yang tidak disengaja, melainkan bagian dari program terencana PLN bertajuk “Peningkatan Keandalan Listrik”. Program pemeliharaan rutin ini sangat krusial untuk memastikan infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Bone tetap berfungsi optimal, aman, dan terhindar dari potensi gangguan kerusakan skala besar di masa mendatang.
Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis oleh PT PLN (Persero) UP3 Watampone, pemadaman hari ini akan difokuskan pada dua wilayah Unit Layanan Pelanggan (ULP), yakni ULP Patangkai dan ULP Hasanuddin. Berikut adalah rincian lengkap wilayah yang akan terdampak pemadaman beserta estimasi waktunya.
Rincian Waktu dan Wilayah Terdampak Pemadaman
Bagi masyarakat yang berdomisili atau memiliki tempat usaha di wilayah berikut, diharapkan untuk segera melakukan antisipasi seperti mengisi penuh daya perangkat elektronik dan menampung persediaan air bersih:
1. Wilayah ULP Patangkai
- Waktu Pemadaman: Pukul 09.30 WITA hingga 16.00 WITA (Estimasi 6,5 jam)
- Daerah Padam: Sebagian wilayah Desa Selli, Desa Tungke, dan daerah di sekitarnya.
- Catatan: Waktu pemadaman yang cukup panjang di wilayah ini mengindikasikan adanya pekerjaan teknis yang cukup masif, seperti penggantian komponen jaringan tegangan menengah atau pemangkasan pohon besar yang berisiko mengganggu kabel utama.
2. Wilayah ULP Hasanuddin
- Waktu Pemadaman: Pukul 10.00 WITA hingga 15.00 WITA (Estimasi 5 jam)
- Daerah Padam: Sebagian Jalan Petta Amali, daerah Mamputo, Waempubbu, dan wilayah di sekitarnya.
- Catatan: Mengingat area ini cukup dekat dengan mobilitas warga perkotaan, para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengandalkan daya listrik diimbau untuk menyiapkan sumber daya alternatif seperti genset selama durasi pemeliharaan berlangsung.
Pihak PLN Watampone juga memberikan catatan penting bahwa estimasi waktu pemadaman dan penormalan kembali aliran listrik dapat berubah sewaktu-waktu di luar jadwal yang telah ditetapkan. Hal ini sangat bergantung pada dinamika dan kendala kondisi di lapangan saat petugas melakukan pengerjaan fisik.
Pentingnya Keamanan Pekerja dan Edukasi Keselamatan (K2)
Dalam keterangan resminya, PLN Watampone menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan setianya. Penghentian aliran listrik ini merupakan prosedur wajib yang harus dilakukan demi menjamin keselamatan nyawa para petugas teknisi (pekerja lapangan) yang sedang bertaruh nyawa memperbaiki instalasi bertegangan tinggi di atas tiang listrik.
Selain memberikan informasi jadwal pemadaman, PLN juga tidak henti-hentinya memberikan edukasi mengenai Himbauan Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) kepada seluruh lapisan masyarakat Bone. Ada tiga poin krusial yang harus diperhatikan warga demi mencegah terjadinya kecelakaan fatal atau korsleting arus listrik:
Pertama, Jaga Jarak Aman Bangunan. Masyarakat dilarang keras mendirikan bangunan, memasang tiang antena televisi, atau memasang umbul-umbul dan baliho di dekat jaringan listrik PLN. Jarak aman yang diwajibkan adalah minimal 3 meter dari jaringan listrik tegangan menengah maupun rendah.
Kedua, Bahaya Layang-layang. Memasuki musim kemarau, kebiasaan bermain layang-layang sering kali menjadi penyebab utama terputusnya aliran listrik secara tiba-tiba. PLN mengimbau dengan tegas agar anak-anak maupun orang dewasa tidak bermain layang-layang tepat di bawah atau di area yang berdekatan dengan jaringan listrik. Benang layangan yang tersangkut dapat memicu ledakan trafo dan membahayakan keselamatan warga sekitar.
Ketiga, Koordinasi Penebangan Pohon. Apabila warga memiliki pohon besar di pekarangan yang rantingnya sudah menyentuh atau mendekati kabel jaringan PLN, warga dilarang melakukan penebangan sendiri. Penebangan pohon di area rawan tersebut harus dilakukan dengan berkoordinasi bersama petugas PLN agar aliran listrik dapat diputus sementara demi menghindari risiko tersengat arus listrik bertegangan tinggi.
Dengan adanya informasi pemeliharaan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Bone dapat lebih memaklumi prosedur operasional PLN serta semakin sadar akan pentingnya menjaga keselamatan di sekitar instalasi kelistrikan. Mari kita dukung upaya PLN Watampone dalam menghadirkan layanan listrik yang lebih andal, terang, dan aman untuk seluruh pelosok Bumi Arung Palakka.



