BONE, BONETERKINI.ID – Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar menghadiri sekaligus membuka Opening Ceremony dan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Milad ke-56 Pondok Pesantren Modern Al-Junaidiyah Biru, Rabu (7/1/2026) atau bertepatan dengan 18 Rajab 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Kampus I Pondok Pesantren Modern Al-Junaidiyah Biru, Desa Passippo, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone.
Menag Nasaruddin Umar secara resmi membuka rangkaian acara dan menyampaikan tausiyah dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kehadiran Menag Nasaruddin Umar menjadi perhatian utama para santri, pengurus pesantren, serta tamu undangan yang memadati area kegiatan sejak pagi hari.
Dalam tausiyahnya, Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya nilai-nilai Isra Mi’raj sebagai fondasi penguatan akhlak, disiplin ibadah, serta integritas moral generasi muda. Ia menilai pesantren memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan karakter kebangsaan.
Peringatan Milad ke-56 Pondok Pesantren Modern Al-Junaidiyah Biru ini menjadi refleksi perjalanan panjang lembaga pendidikan Islam tersebut dalam membina dan mencetak generasi berilmu serta berakhlak mulia. Selama lebih dari setengah abad, Al-Junaidiyah Biru dikenal konsisten mengembangkan pendidikan berbasis nilai keislaman yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Bupati Bone yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pondok Pesantren Modern Al-Junaidiyah Biru dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bone. Menurutnya, pesantren memiliki peran vital dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
“Pemerintah Kabupaten Bone senantiasa berkomitmen mendukung pengembangan lembaga pendidikan keagamaan, termasuk pesantren, sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan lokal,” ujar Bupati Bone dalam sambutannya.
Momentum Isra Mi’raj yang dirangkaikan dengan Milad ke-56 ini diharapkan mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan pesantren serta masyarakat luas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dan penguatan kualitas pendidikan pesantren agar terus relevan dan berdaya saing.
Peran Menag Nasaruddin Umar dalam Penguatan Pesantren
Kehadiran Menag Nasaruddin Umar dalam Milad ke-56 Al-Junaidiyah Biru dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap eksistensi dan pengembangan pesantren di daerah. Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pesantren merupakan pilar penting dalam pembangunan karakter bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan moral dan sosial di era modern.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Wakil Bupati Bone, Ketua DPRD Kabupaten Bone, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, pimpinan dan pengurus Pondok Pesantren Modern Al-Junaidiyah Biru, tokoh agama, tokoh masyarakat, para santri, serta undangan lainnya.
Melalui peringatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat terus terjalin erat dalam mewujudkan Kabupaten Bone yang religius, berkarakter, dan berkemajuan.









