Lewati ke konten
Rabu, 28 Oktober 2026

Pilih jenis kiriman

Berita / Info Umum Event & Agenda Lowongan Kerja Wisata & Kuliner Pelayanan Publik Budaya & Sejarah Usaha Lokal / UMKM

Template terisi otomatis di WhatsApp Tim Bone Terkini. Kiriman ditinjau sebelum tayang.

Kirim Info
Terkini

Festival Literasi Kabupaten Bone 2026 Resmi Ditutup, Wabup Dorong Budaya Membaca hingga Desa

Festival Literasi Kabupaten Bone 2026 Resmi Ditutup, Wabup Dorong Budaya Membaca hingga Desa
Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin menutup acara festival literasi Kabupaten Bone
WhatsApp Icon Gabung WA Bone Terkini
Gabung

BONE, BONETERKINI.ID – Festival Literasi Kabupaten Bone 2026 resmi ditutup oleh Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, di pelataran Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Bone, Rabu (28/10/2026). Dalam penutupan tersebut, ia mendorong penguatan budaya membaca, kemampuan berpikir kritis, dan pengembangan ekosistem literasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat hingga tingkat desa.

Festival Literasi Kabupaten Bone 2026 berlangsung selama tiga hari, 26–28 Oktober, dengan mengusung tema “Literasi Mengakar, Bone Bertumbuh”. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone tersebut dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba serta penghargaan bagi stan literasi terbaik.

Dalam sambutannya, Andi Akmal mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang telah menyukseskan Festival Literasi Kabupaten Bone 2026. Sebelumnya, festival dibuka secara resmi oleh Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman.

Festival Literasi Kabupaten Bone 2026 Dorong Budaya Membaca

Iklan
https://boneterkini.id/wp-content/uploads/2026/10/IKLAN-ARP.jpeg
Gulir untuk lanjut baca

Andi Akmal menegaskan, Festival Literasi Kabupaten Bone 2026 tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut perlu menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang memiliki pengetahuan, kemampuan membaca, dan keterampilan belajar yang kuat.

“Festival literasi ini diharapkan bukan kegiatan seremonial, tetapi bagian dari upaya membangun masyarakat Bone yang memiliki pengetahuan, kemampuan membaca, dan keterampilan belajar yang kuat. Literasi tidak hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga mencakup literasi digital dan keuangan,” ujar Andi Akmal.

Ia menjelaskan, penguatan literasi membutuhkan keterlibatan pemerintah desa, perguruan tinggi, komunitas, sekolah, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar budaya membaca dan belajar tumbuh di berbagai lingkungan kehidupan.

Andi Akmal juga mengingatkan pentingnya membaca sebagai fondasi menuntut ilmu, sebagaimana pesan Iqra atau perintah membaca dalam wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, membaca dan belajar secara mendalam tidak dapat disamakan dengan sekadar mengonsumsi konten di media sosial. Kebiasaan membaca dapat memperluas wawasan, memperkuat pemahaman, serta membentuk pola pikir kritis.

Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat, terutama generasi muda, perlu memiliki kemampuan memeriksa kebenaran informasi agar tidak mudah terpengaruh isu yang belum terverifikasi.

“Tantangan kita hari ini adalah perubahan digital yang begitu cepat. Anak-anak harus dibiasakan membaca, belajar, dan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh informasi yang beredar di media sosial. Setiap informasi perlu diperiksa kebenarannya, bukan diterima begitu saja,” tegasnya.

Ia menambahkan, kebiasaan literasi perlu dibangun bersama oleh orang tua, guru, pemerintah, dan lingkungan masyarakat.

Wabup Bone Soroti Keterlibatan Desa dalam Festival Literasi

Dalam kesempatan itu, Andi Akmal menyoroti keterlibatan desa yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Dari sekitar 372 desa di Kabupaten Bone, partisipasi dalam festival literasi diharapkan semakin luas pada penyelenggaraan berikutnya.

Ia mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama pemerintah kecamatan dan desa untuk memperluas keterlibatan masyarakat desa, termasuk mendorong keberadaan perpustakaan desa sebagai pusat belajar dan pengembangan pengetahuan.

Andi Akmal mencontohkan Desa Bacu sebagai salah satu desa yang dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan perpustakaan dan literasi hingga meraih prestasi di tingkat nasional.

Ia berharap semakin banyak desa berpartisipasi dalam festival mendatang sehingga kegiatan literasi tidak hanya terpusat pada kelompok atau wilayah tertentu, tetapi menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Selain pemerintah desa, perguruan tinggi dan komunitas literasi juga dinilai memiliki peran strategis dalam membangun budaya membaca. Ia mengapresiasi keterlibatan kalangan kampus, termasuk IAIN Bone, serta komunitas membaca yang aktif menggerakkan kegiatan literasi di tengah masyarakat.

Menurutnya, dukungan perguruan tinggi perlu diwujudkan melalui keterlibatan nyata dalam menciptakan lingkungan yang mendorong masyarakat terus belajar dan mengembangkan pengetahuan.

Literasi Jadi Bagian dari Pembangunan Sumber Daya Manusia

Festival Literasi Kabupaten Bone 2026 Resmi Ditutup, Wabup Dorong Budaya Membaca hingga Desa
Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin saat menutup acara festival literasi di PERPUSDA Bone (Rabu, 28 Oktober 2026)

Lebih jauh, Andi Akmal menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur fisik, seperti jalan, jembatan, dan gedung. Pembangunan sumber daya manusia juga perlu menjadi perhatian utama.

Kualitas sumber daya manusia, kata dia, tumbuh melalui kebiasaan belajar, lingkungan yang mendukung, serta pendampingan orang tua dan guru. Karena itu, anak-anak perlu dibiasakan membaca, berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan berpikir kritis untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Pembangunan bukan hanya tentang membangun jalan, jembatan, dan gedung, tetapi juga membangun sumber daya manusia. Kita harus menciptakan lingkungan yang membiasakan anak-anak mencintai ilmu pengetahuan, rajin membaca, berdiskusi, dan berani berpikir kritis,” ungkapnya.

Pada penutupan festival, Wakil Bupati Bone turut menyampaikan selamat kepada para pemenang lomba dan penerima penghargaan stan literasi terbaik. Namun, ia juga menegaskan bahwa kehadiran seluruh peserta dan pengunjung merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan literasi di Kabupaten Bone.

Ia berharap Festival Literasi Kabupaten Bone pada tahun berikutnya dapat diselenggarakan lebih meriah, melibatkan lebih banyak desa, perguruan tinggi, dan komunitas, serta menghadirkan kegiatan yang semakin berkualitas.

Melalui perluasan partisipasi dan kolaborasi berbagai pihak, budaya literasi diharapkan semakin mengakar di tengah masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Bone.

Reporter: Bone TerkiniEditor: Azhar

Ada yang keliru? Usulkan koreksi · Laporkan konten ini

Baca Lainnya

Menampilkan 4 UMKM pilihan Bone Terkini. Transaksi dilakukan langsung dengan penjual, Bone Terkini tidak memproses pembayaran.

Komentar (0)

Bijak dalam berkomentar. Komentar ditinjau Tim Bone Terkini dan dapat dihapus bila melanggar aturan.