BAZNAS Bone Salurkan Zakat Rp196 Juta untuk 63 Penerima Manfaat
BONE, BONETERKINI.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone menyalurkan zakat senilai Rp196.278.700 melalui sejumlah program pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi produktif. Kegiatan penyaluran berlangsung di Aula Masjid Al Markaz Al Ma’arif, Rabu (28/10/2026), dengan dihadiri Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin.
Dalam kegiatan tersebut, Andi Akmal didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Bone, Zainal Abidin, dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Bone, Nursalam.
Baca Juga:
Festival Literasi Kabupaten Bone 2026 Resmi Ditutup, Wabup Dorong Budaya Membaca hingga DesaPenyaluran zakat kali ini mengusung tema “Dari Muzaki untuk Mustahik: Sinergi Zakat untuk Bone MABERRE (Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan)”. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pengelolaan zakat agar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Rincian Penyaluran Zakat BAZNAS Bone
BAZNAS Bone menyalurkan dana zakat melalui beberapa program dengan sasaran penerima yang berbeda. Program pemberdayaan ekonomi produktif memperoleh alokasi terbesar untuk mendukung kemandirian masyarakat.
Berikut rincian penyaluran zakat tersebut:
- Bidang pendidikan: Rp7.500.000 untuk dua penerima manfaat.
- Advokasi dan dakwah: Rp10.000.000 untuk Masjid Al Muhajirin.
- Pemberdayaan ekonomi produktif: Rp165.000.000 untuk 39 penerima manfaat.
- Program produktif melalui UPZ Watampone: Rp13.778.700 untuk 11 penerima manfaat.
Total dana zakat yang disalurkan mencapai Rp196.278.700. Berdasarkan rincian program, bantuan tersebut mencakup 52 penerima manfaat individu, di luar bantuan yang diberikan kepada Masjid Al Muhajirin.
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Penyaluran zakat ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan dalam jangka panjang.
Melalui program pendidikan, bantuan diharapkan mendukung akses penerima terhadap pendidikan. Sementara itu, program dakwah menunjang kegiatan keagamaan, dan bantuan ekonomi produktif diharapkan membantu penerima mengembangkan usaha serta meningkatkan kemandirian ekonomi.
Sinergi Pemerintah Kabupaten Bone, BAZNAS, unit pengumpul zakat (UPZ), dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan potensi zakat. Pengelolaan yang amanah, transparan, dan tepat sasaran diharapkan dapat memperluas manfaat dana zakat bagi masyarakat.
Melalui upaya tersebut, zakat diharapkan menjadi salah satu kekuatan sosial dan ekonomi dalam mendukung terwujudnya Bone MABERRE, yakni Bone yang Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan.
Reporter: RosEditor: Bone Terkini
Ada yang keliru? Usulkan koreksi · Laporkan konten ini
Baca Lainnya
Festival Literasi Kabupaten Bone 2026 Resmi Ditutup, Wabup Dorong Budaya Membaca hingga Desa
Bone Terkini · 2 jam lalu
Pemkab Terima Penghargaan dari KPU Bone, Dukung Pembangunan Kantor Representatif
Bone Terkini · 2 jam lalu
Hari Kedua Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polres Bone Gelar Operasi di Jalan Yos Sudarso
Bone Terkini · 14 jam lalu
Tooji Bone Manjakan Pelanggan dengan Jajanan Tahu Beragam Isian
Bone Terkini · 1 hari lalu
Rumara Bone Jadi Pilihan untuk Ngopi dan Kulineran
Bone Terkini · 1 hari lalu
Menampilkan 4 UMKM pilihan Bone Terkini. Transaksi dilakukan langsung dengan penjual, Bone Terkini tidak memproses pembayaran.







Komentar (0)