WhatsApp Icon Gabung WhatsApp Channel Bone Terkini
Gabung

BONE TERKINI — Aktris muda berbakat, Safira Ratu Sofya, yang selama ini dikenal memiliki citra positif di panggung hiburan Tanah Air, kini tengah menghadapi pusaran kontroversi. Bukan karena prestasi atau peluncuran karya terbarunya, melainkan karena sebuah somasi resmi yang dilayangkan oleh rumah produksi HAS Pictures.

Bintang yang namanya melejit lewat sinetron remaja ini dituding melakukan pelanggaran komitmen kerja dengan menolak ikut serta dalam rangkaian promosi film terbarunya yang bertajuk Dosa Penebusan atau Pengampunan. Penolakan ini memicu reaksi keras dari pihak rumah produksi yang merasa sangat dirugikan atas keputusan sepihak tersebut.

Duduk Perkara Somasi HAS Pictures

Mewakili pihak rumah produksi milik Haldy Sabri dan aktris Irish Bella tersebut, Reza Aditya tampil ke hadapan publik untuk menjelaskan langkah hukum yang terpaksa diambil oleh perusahaannya. Menurut keterangan Reza, Ratu Sofya tiba-tiba merasa tidak nyaman dengan adanya adegan dewasa (untuk usia 17 tahun ke atas) di dalam film tersebut. Ketidaknyamanan inilah yang dijadikan alasan utama sang aktris untuk mangkir dari kewajibannya mempromosikan film.

“Jadi, saudari RS ini enggan ikut promo karena dia bilang kurang nyaman dengan film ini. RS ini juga yang melempar isu ke publik dan media sosial kalau memang ada adegan sex scene di film kita,” ujar Reza Aditya saat memberikan keterangan pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Jumat (22/5/2026).

Reza sangat menyayangkan sikap Ratu yang dinilai gegabah dengan mengumbar isu terkait adegan sensitif tersebut secara sepihak ke ranah publik. Padahal, menurut kacamata rumah produksi, adegan tersebut sama sekali tidak diekspos secara berlebihan. Adegan itu merupakan elemen krusial yang digarap secara profesional dan memiliki nilai filosofis yang kuat untuk membangun alur cerita film secara keseluruhan, bukan sekadar adegan tanpa makna.

Sikap Ratu Sofya dan Isu Penolakan Body Double

Terkait klaim Ratu Sofya yang menyatakan dirinya merasa tidak nyaman selama proses pengambilan gambar, pihak HAS Pictures secara tegas membantahnya. Pihak rumah produksi menyebut bahwa sang aktris justru terlihat sangat profesional dan menikmati seluruh proses produksi dari awal hingga selesai tanpa ada keluhan berarti di lokasi syuting.