BONE, BONETERKINI.ID – Harga Kebutuhan Bahan Pokok Jelang Ramadhan di Kabupaten Bone terpantau relatif stabil berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Sentral Palakka, Senin, 2 Februari 2026. Data pemantauan ini memberikan gambaran awal kondisi pasar menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, yang biasanya diiringi peningkatan permintaan sejumlah komoditas pangan utama.
Dalam daftar harga resmi yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Bone, sejumlah bahan pokok strategis seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging, hingga kebutuhan protein hewani menunjukkan pergerakan harga yang cenderung tidak mengalami lonjakan signifikan dibandingkan pekan sebelumnya. Kondisi ini memberi sinyal positif terhadap stabilitas pasokan di tingkat pasar tradisional.
Beras sebagai kebutuhan pokok utama masyarakat Bone masih berada pada kisaran harga yang sama. Beras medium tanpa merek dijual Rp13.000 per kilogram, sementara beras medium SPHP Bulog berada di angka Rp12.500 per kilogram. Untuk beras premium, harga berkisar antara Rp14.600 hingga Rp14.500 per kilogram, tergantung jenis dan mereknya. Stabilnya harga beras menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat menjelang Ramadhan.
Gula pasir juga tercatat stabil. Gula pasir curah atau kemasan plastik dijual Rp19.000 per kilogram. Harga ini tidak berubah dibandingkan minggu lalu. Sementara itu, minyak goreng kemasan curah berada di harga Rp18.000 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp22.000 per liter, dan minyak goreng kemasan premium bermerek Bimoli mencapai Rp25.000 per liter.
Untuk komoditas protein hewani, daging sapi segar tercatat di angka Rp130.000 per kilogram. Daging ayam ras dijual Rp34.000 per kilogram, sedangkan ayam kampung berada di harga Rp70.000 per kilogram. Telur ayam ras Rp30.000 per kilogram dan telur ayam kampung Rp55.000 per kilogram. Harga-harga tersebut masih sama dengan pekan sebelumnya, menandakan pasokan relatif aman.
Harga Kebutuhan Bahan Pokok Jelang Ramadhan di Sektor Sayur dan Ikan
Pada kelompok hortikultura, Harga Kebutuhan Bahan Pokok Jelang Ramadhan untuk komoditas cabai dan bawang juga terpantau stabil. Cabai merah besar dijual Rp10.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp20.000 per kilogram, dan cabai rawit Rp20.000 per kilogram. Bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di harga Rp40.000 per kilogram, sementara bawang bombay dijual Rp40.000 per kilogram.
Komoditas tempe dan tahu juga masih terjangkau. Tempe bungkus dijual Rp18.000 per kilogram dan tahu mentah putih bungkus Rp8.000 per kilogram. Tomat berada di harga Rp10.000 per kilogram, kentang Rp20.000 per kilogram, dan kacang tanah Rp40.000 per kilogram.
Dari sektor perikanan, harga ikan relatif tidak bergerak. Ikan bandeng dan ikan tongkol dijual Rp30.000 per kilogram, ikan kembung Rp35.000 per kilogram, ikan cakalang Rp30.000 per kilogram, dan ikan tuna Rp35.000 per kilogram. Udang basah ukuran sedang berada di harga Rp50.000 per kilogram.
Kebutuhan dapur lainnya seperti garam halus dijual Rp10.000 per kilogram dan garam kasar Rp5.000 per kilogram. Jagung pipilan kuning tercatat Rp6.000 per kilogram.
Secara umum, Harga Kebutuhan Bahan Pokok Jelang Ramadhan di Pasar Sentral Palakka belum menunjukkan gejolak berarti. Meski demikian, peningkatan permintaan biasanya mulai terasa mendekati pertengahan hingga akhir bulan Syaban. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan terus menjaga distribusi dan ketersediaan stok agar stabilitas harga tetap terjaga selama Ramadhan.
Kondisi pasar yang stabil ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat Bone, terutama dalam mempersiapkan kebutuhan konsumsi rumah tangga selama bulan puasa tanpa tekanan kenaikan harga yang signifikan.


