• Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan (BPSDMPK).
  • Kepala Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP).
WhatsApp Icon Gabung WhatsApp Channel Bone Terkini
Gabung

Dalam peran tersebut, Prof. Syawal menjadi salah satu “arsitek” utama dalam penyusunan dan implementasi Kurikulum 2013 (K-13). Beliau bukan sekadar penyusun di balik meja; Prof. Syawal dikenal sebagai pelatih yang terjun langsung memberikan bimbingan teknis kepada para guru di berbagai daerah. Ia sangat percaya bahwa kurikulum tersebut adalah instrumen penting untuk membentuk karakter siswa dan mengintegrasikan kompetensi sikap, pengetahuan, serta keterampilan secara utuh.

Bagi rekan sejawatnya, Prof. Syawal adalah ensiklopedia berjalan mengenai sistem penjaminan mutu pendidikan. Ia selalu menekankan bahwa tanpa standarisasi dan evaluasi yang ketat terhadap kompetensi guru, maka kualitas pendidikan bangsa akan sulit bersaing di kancah global. Pemikiran-pemikirannya sering menjadi rujukan dalam kebijakan standarisasi nasional pendidikan di Indonesia.

Meskipun telah mencapai posisi puncak di birokrasi pusat, kerinduannya pada dunia mengajar membawanya kembali ke Medan untuk mengabdi sebagai guru besar di Unimed setelah masa jabatannya di kementerian berakhir.

Warisan untuk Generasi Mendatang

Meninggalnya Prof. Syawal Gultom pada 27 April 2026 ini menandai berakhirnya perjalanan fisik seorang pejuang pendidikan. Namun, setiap kebijakan, buku, hingga filosofi pengajaran yang ia tanamkan akan terus hidup melalui ribuan guru yang pernah ia latih dan jutaan siswa yang kini belajar menggunakan sistem yang ia bantu bangun.

Selamat jalan, Prof. Syawal Gultom. Terima kasih atas dedikasi tanpa batas untuk pendidikan Indonesia yang lebih baik.